KLASIFIKASI FITOTERAPI BERDASARKAN TINGKATAN BUKTI ILMIAH - ElrinAlria
KLASIFIKASI FITOTERAPI BERDASARKAN TINGKATAN BUKTI ILMIAH

KLASIFIKASI FITOTERAPI BERDASARKAN TINGKATAN BUKTI ILMIAH

Kelas A: Bukti ilmiah yang kuat
  • Bukti penelitian lebih dai 2 uji klinik acak terkontrol (RCTs) yang sesuai dgn hasil analisis statistik menunjukkan manfaat nyata. Dapat juga berdasarkan 1 RCTs yang valid dan 1 meta-analisis yang valid atau dapat juga dari beberapa RCTs dengan sebagian besar penelitian dilakukan dengan benar dan hasil analisis statistik memberikan efek manfaat yang jelas. 

Kelas B : Bukti ilmiah yang baik
  • Berdasarkan uji klinik 1 atau 2 RCTs dengan hasil memberikan efek nyata. Dapat juga dari 1 atau lebih meta-analisis yang baik dan menunjukkan efek manfaat yang jelas, atau didasakan pada lebih dai 1 uji kohort/kasus-kontrol/uji klinik tidak acak dan menunjukkan efek bermakna. Selain itu didukung oleh ilmu dasar, uji pada hewan coba, atau teori. 

Kelas C : Tidak jelas atau bukti ilmiah yang bertentangan
  • Bukti berdasakan 1 atau lebih RCTs terbatas dengan jumlah sampel yang memadai, hasil statistik berbeda nyata, atau kualitas desain penelitian dengan kriteria objektif atau bukti bertentangan dari bebrapa RCTs. Dapat juga berdasarkan bukti manfaat dari 1 atau lebih uji kohort/kasus-kontrol/ uji tidak acak dan tanpa bukti dukungan ilmu dasar, penelitian pada hewan atau teori. Selain itu, dapat juga dari bukti khasiat dari ilmu pengetahuan dasar, penelitian pada hewan, atau teori. 

Kelas D : Bukti ilmiah wajar negatif 
  • Pada uji analisis statistik memberikan efek tidak bermakna dari studi kohort/kaus-kontrol/uji tidak acak. Selain itu, bukti berdasarkan ilmu pengetahuan dasar, penelitian pada hewan, atau teori menyimpulkan kurangnya manfaat. Pada kelompok ini juga dapat digunakan untuk hasil pengujian dari 1 atau lebih RCTs yang dirancang dengan baik, dengan hasil negatif. Selain tiu, bisa juga dari hasil pengujian yang dirancang kurang baik atau 1 meta-analisis dengan efektivitas positif. 

Kelas E : Bukti ilmiah negatif yang kuat 
  • Berdasarkan 1 atau lebih penelitian dengan kualitas baik, dengan hasil uji statistik tidak memberikan efek yang nyata. 

Kelas F : Kurangnya bukti ilmiah
  • Tidak dapat dievaluasi manfaat, karena data terbatas.

KLASIFIKASI FITOTERAPI BERDASARKAN TINGKATAN BUKTI ILMIAH

KLASIFIKASI FITOTERAPI BERDASARKAN TINGKATAN BUKTI ILMIAH

KLASIFIKASI FITOTERAPI BERDASARKAN TINGKATAN BUKTI ILMIAH

Kelas A: Bukti ilmiah yang kuat
  • Bukti penelitian lebih dai 2 uji klinik acak terkontrol (RCTs) yang sesuai dgn hasil analisis statistik menunjukkan manfaat nyata. Dapat juga berdasarkan 1 RCTs yang valid dan 1 meta-analisis yang valid atau dapat juga dari beberapa RCTs dengan sebagian besar penelitian dilakukan dengan benar dan hasil analisis statistik memberikan efek manfaat yang jelas. 

Kelas B : Bukti ilmiah yang baik
  • Berdasarkan uji klinik 1 atau 2 RCTs dengan hasil memberikan efek nyata. Dapat juga dari 1 atau lebih meta-analisis yang baik dan menunjukkan efek manfaat yang jelas, atau didasakan pada lebih dai 1 uji kohort/kasus-kontrol/uji klinik tidak acak dan menunjukkan efek bermakna. Selain itu didukung oleh ilmu dasar, uji pada hewan coba, atau teori. 

Kelas C : Tidak jelas atau bukti ilmiah yang bertentangan
  • Bukti berdasakan 1 atau lebih RCTs terbatas dengan jumlah sampel yang memadai, hasil statistik berbeda nyata, atau kualitas desain penelitian dengan kriteria objektif atau bukti bertentangan dari bebrapa RCTs. Dapat juga berdasarkan bukti manfaat dari 1 atau lebih uji kohort/kasus-kontrol/ uji tidak acak dan tanpa bukti dukungan ilmu dasar, penelitian pada hewan atau teori. Selain itu, dapat juga dari bukti khasiat dari ilmu pengetahuan dasar, penelitian pada hewan, atau teori. 

Kelas D : Bukti ilmiah wajar negatif 
  • Pada uji analisis statistik memberikan efek tidak bermakna dari studi kohort/kaus-kontrol/uji tidak acak. Selain itu, bukti berdasarkan ilmu pengetahuan dasar, penelitian pada hewan, atau teori menyimpulkan kurangnya manfaat. Pada kelompok ini juga dapat digunakan untuk hasil pengujian dari 1 atau lebih RCTs yang dirancang dengan baik, dengan hasil negatif. Selain tiu, bisa juga dari hasil pengujian yang dirancang kurang baik atau 1 meta-analisis dengan efektivitas positif. 

Kelas E : Bukti ilmiah negatif yang kuat 
  • Berdasarkan 1 atau lebih penelitian dengan kualitas baik, dengan hasil uji statistik tidak memberikan efek yang nyata. 

Kelas F : Kurangnya bukti ilmiah
  • Tidak dapat dievaluasi manfaat, karena data terbatas.