LAPORAN JARINGAN MERISTEM - ElrinAlria
LAPORAN JARINGAN MERISTEM
I. JUDUL : JARINGAN MERISTEM
II. TUJUAN
  1. MELIHAT JARINGAN MERISTEM PRIMER YANG TERDAPAT PADA UJUNG BATANG DAN UJUNG AKAR (MERISTEM APIKAL).
  2. MELIHAT JARINGAN MERISTEM SEKUNDER YANG TERDAPAT PADA BATANG (LATERAL).
III. HARI/TANGGAL : KAMIS/30 APRIL 2014
IV. NAMA/STAMBUK
V. LATAR BELAKANG 
Jaringan meristem adalah jaringan embrionik pada tubuh tumbuhan. Pembelahan sel dapat juga berlangsung dalam jaringan selain dari meristem misalnya pada korteks batang dan pada jaringan pembuluh muda yang sedang mengalami perkembangan. Akan tetapi pada jaringan ini jumlah pembelahan sel terbatas. Meristem dapat juga ditemukan dalam fase istrahat sementara, misalnya pada tumbuhan tanaman yang menjadi dorman dalam musim tertentu dan pada kuncup aksiler yang mungkin tetap dalam keadaan dorman bahkan selama fase aktif tumbuhan tersebut (Fahn, 1991: 82).

Pengelompokkan meristem didasarkan pada berbegai kriteria, yaitu tempatnya dalam tubuh tumbuhan, asal usul dan jaringan yang dihasilkan, struktur, tahap perkembangan, dan fungsinya. Menurut tempatnya, meristem dalam tubuh tumbuhan dibedakan menjadi tiga yaitu meristem pucuk merupaka meristem yang terdapat pada bagian pucuk akar dan batang, meristem interkalar merupakan meristem yang terdapat diantara jaringan dewasa, dan jeringan meristem lateral merupakan meristem yang letaknya sejajar dengan permukaan organ (Mulyani, 2006: 85).

Fungsi utama sel-sel meristematik ialah mitosis. Sel-selnya kecil dan berdinding tipis, tanpa vakuola tengah dan tidak ada ciri-ciri khusus. Terdapat dalam jaringan (meristem ujung) pada titik tumbuh akar dan batang. Mitosis pada meristem menghasilkan sel-sel untuk pertumbuhan tanamannya. Sel-sel yang terbentuk oleh meristem itu segera terdiferensiasi menjadi beberapa tipe (Kimball,1994: 113).

Menurut asalnya, meristem dibedakan menjadi meristem primer yaitu jaringan yang sel-selnya secara langsung berkembang dari sel-sel embrionik, meristem sekunder yaitu jaringan yang berkembang dari jaringan dewasa yang sudah menjalani diferensiasi. Jaringan primer berkembang menjadi jaringan pembuluh sekunder. (Anonim, 2010: 50).

Turunan dari meristem apeks yaitu meristem interkalar. Daerah buku akan menjadi dewasa lebih awal dan meristem interkalar terdapat dalam ruas. Pada kebanyakan tumbuhan, bagian ruas yang selnya ada pada taraf diferensiasi paling rendah adalah bagian dasar. Namun, ternyata daerah tersebut dapat pula ditemukan dibagian tengah atau bagian atas ruas (Bawa, 1988: 50)

Dalam meristem apikal dibedakan promeristem dari daerah meristematik di bawahnya, tempat sel mengalami diferensiasi sampai taraf tertentu. Promeristem terdiri dari pemula apikal bersama dengan sel turunannya yang masih berdekatan dengan pemula. Daerah meristematik di bawahnya, yang selnya telah separuh terdiferensiasi terdiri dari tiga meristem yaitu protoderm, prokambium dan meristem dasar (Subowo, 1995: 46).

Berdasarkan tempatnya pada tumbuhan, meristem dibedakan menjadi tiga yaitu meristem apikal yang terdapat pada ujung batang dan akar, meritem interkalar yang terdapat pada jaringan dewasa, meristem lateral yang terdapat sejajar dengan keliling organ tempat jaringan ini ditemukan (Suradinata,1998:45).

LAPORAN JARINGAN MERISTEM

LAPORAN JARINGAN MERISTEM
I. JUDUL : JARINGAN MERISTEM
II. TUJUAN
  1. MELIHAT JARINGAN MERISTEM PRIMER YANG TERDAPAT PADA UJUNG BATANG DAN UJUNG AKAR (MERISTEM APIKAL).
  2. MELIHAT JARINGAN MERISTEM SEKUNDER YANG TERDAPAT PADA BATANG (LATERAL).
III. HARI/TANGGAL : KAMIS/30 APRIL 2014
IV. NAMA/STAMBUK
V. LATAR BELAKANG 
Jaringan meristem adalah jaringan embrionik pada tubuh tumbuhan. Pembelahan sel dapat juga berlangsung dalam jaringan selain dari meristem misalnya pada korteks batang dan pada jaringan pembuluh muda yang sedang mengalami perkembangan. Akan tetapi pada jaringan ini jumlah pembelahan sel terbatas. Meristem dapat juga ditemukan dalam fase istrahat sementara, misalnya pada tumbuhan tanaman yang menjadi dorman dalam musim tertentu dan pada kuncup aksiler yang mungkin tetap dalam keadaan dorman bahkan selama fase aktif tumbuhan tersebut (Fahn, 1991: 82).

Pengelompokkan meristem didasarkan pada berbegai kriteria, yaitu tempatnya dalam tubuh tumbuhan, asal usul dan jaringan yang dihasilkan, struktur, tahap perkembangan, dan fungsinya. Menurut tempatnya, meristem dalam tubuh tumbuhan dibedakan menjadi tiga yaitu meristem pucuk merupaka meristem yang terdapat pada bagian pucuk akar dan batang, meristem interkalar merupakan meristem yang terdapat diantara jaringan dewasa, dan jeringan meristem lateral merupakan meristem yang letaknya sejajar dengan permukaan organ (Mulyani, 2006: 85).

Fungsi utama sel-sel meristematik ialah mitosis. Sel-selnya kecil dan berdinding tipis, tanpa vakuola tengah dan tidak ada ciri-ciri khusus. Terdapat dalam jaringan (meristem ujung) pada titik tumbuh akar dan batang. Mitosis pada meristem menghasilkan sel-sel untuk pertumbuhan tanamannya. Sel-sel yang terbentuk oleh meristem itu segera terdiferensiasi menjadi beberapa tipe (Kimball,1994: 113).

Menurut asalnya, meristem dibedakan menjadi meristem primer yaitu jaringan yang sel-selnya secara langsung berkembang dari sel-sel embrionik, meristem sekunder yaitu jaringan yang berkembang dari jaringan dewasa yang sudah menjalani diferensiasi. Jaringan primer berkembang menjadi jaringan pembuluh sekunder. (Anonim, 2010: 50).

Turunan dari meristem apeks yaitu meristem interkalar. Daerah buku akan menjadi dewasa lebih awal dan meristem interkalar terdapat dalam ruas. Pada kebanyakan tumbuhan, bagian ruas yang selnya ada pada taraf diferensiasi paling rendah adalah bagian dasar. Namun, ternyata daerah tersebut dapat pula ditemukan dibagian tengah atau bagian atas ruas (Bawa, 1988: 50)

Dalam meristem apikal dibedakan promeristem dari daerah meristematik di bawahnya, tempat sel mengalami diferensiasi sampai taraf tertentu. Promeristem terdiri dari pemula apikal bersama dengan sel turunannya yang masih berdekatan dengan pemula. Daerah meristematik di bawahnya, yang selnya telah separuh terdiferensiasi terdiri dari tiga meristem yaitu protoderm, prokambium dan meristem dasar (Subowo, 1995: 46).

Berdasarkan tempatnya pada tumbuhan, meristem dibedakan menjadi tiga yaitu meristem apikal yang terdapat pada ujung batang dan akar, meritem interkalar yang terdapat pada jaringan dewasa, meristem lateral yang terdapat sejajar dengan keliling organ tempat jaringan ini ditemukan (Suradinata,1998:45).