BEBERAPA GAYA BERFILSAFAT - ElrinAlria
BEBERAPA GAYA BERFILSAFAT

1. Terkait erat dengan sastra
Artinya : Sebuah karya filsafat dipandang memiliki nilai-nilai sastra yang tinggi. 

Contoh : 
a. Sartre : Seorang penulis novel, drama, dan skenario film.
b. Hendri Bergson, Bertrnad Russell, Sartre, Albert Camus adalah filsuf yang pernah meraih hadiah nobel bidang kesusasteraan. 

2. Berfilsafat yang dikaitkan dengan sosial politik
Artinya : Sebuah karya filsafat dipandang memiliki dimensi-dimensi idiologis yang relefan dengan konsep negara.

3. Filsaft yang terkait erat dengan metodologi
Artinya para filsuf menaruh perhatian besar terhadap persoalan-persoalan metode ilmu sebagimana yang dilakukan oleh Descartes dan Karl Popper

Langkah-langkah metodis
  • Hendaklah kita mulai dengan meragukan segala sesuatu yang selama ini kita terima sebagai suatu kebenaran 
  • Kita mulai dengan mengklasifikasikan persoalan dari hal-hal yang sederhana hingga ke hal-hal yang rumit
  • Pemecahan masalah mulai dari hal yang sederhana kemudian meningkat secara bertahap ke arah hal-hal yang lebih rumit
  • Memeriksa kembali secara menyeluruh, mungkin ada hal yang tersisa atau terabaikan. 

4. Berfilsafat yang berkaitan dengan kegiatan analisis bahasa 
Tokoh-tokohnya adalah : G.E. More, Bertrand Russel, Ludwing Wittgenstein, Gibler Ryle, dan John Langshaw Austin.

Tokoh Sentral adalah Ludwing Wittgenstein yang mengatakan bahwa Filsafat secara keseluruhan adalah kritik bahasa. Tujuan utama filsafat adalah untuk mendapatkan klarifikasi logis tentang pemikiran. Jadi filsafat bukan seperangkat dokrin melainkan suatu kegiatan

5. Berfilsafat yang dikaitkan dengan menghi-dupkan kembali pemikiran filsafat di masa lampau.
Artinya aktivitas filsafat mengacu kepada penguasaan sejarah filsafat, yaitu mempelajari dan mengkaji teks-teks filsafat dari filsuf terdahulu yang dipandang baik. 

6. Filsafat dikaitkan dengan tingka laku atau etika.
Etika dipandang sebagai satu-satunya kegiatan filsafat yang paling nyata, sehingga dinyatakan juga praksiologis, bidang ilmu praksis.

CABANG-CABANG UTAMA FILSAFAT
Metafisika
  • Merupakan filsafat pertama dan bidang filsafat yang paling utama.
  • Metafisika adalah cabang filsafat yang mem-bahas persoalan tentang keberadaan (Being) atau Eksistensi (existance).
  • Archie J. Bahm : metafisika merupakan suatu penyelidikan pada perihal keber-ada-an. Dalam metafisika orang berupaya menemukan bahwa keberadaan itu memiliki sesuatu yang kodrati.

Peran Metafisika dalam Ilmu Pengetahuan
  1. Mengajarkan cara berfikir yang cermat dan tidak kenal lelah dalam mengebangkan ilmu pengetahuan 
  2. Menuntuk orisinalitas berfikir yang sangat diperlukan bagi ilmu pengetahuan (menemukan hal-hal baru)
  3. Memberikan bahan pertimbangan yang ma-tang bagi pengembangan ilmu pengetahuan, terutama pada wilayah praanggapan-praangapan, sehingga persoalan yang diajukan memiliki landasan berpijak yang kuat.
  4. Membuka peluang bagi terjadinya visi dalam melihat realitas, karena tidak ada kebenaran yang benar-benar absolut

BEBERAPA GAYA BERFILSAFAT

BEBERAPA GAYA BERFILSAFAT

1. Terkait erat dengan sastra
Artinya : Sebuah karya filsafat dipandang memiliki nilai-nilai sastra yang tinggi. 

Contoh : 
a. Sartre : Seorang penulis novel, drama, dan skenario film.
b. Hendri Bergson, Bertrnad Russell, Sartre, Albert Camus adalah filsuf yang pernah meraih hadiah nobel bidang kesusasteraan. 

2. Berfilsafat yang dikaitkan dengan sosial politik
Artinya : Sebuah karya filsafat dipandang memiliki dimensi-dimensi idiologis yang relefan dengan konsep negara.

3. Filsaft yang terkait erat dengan metodologi
Artinya para filsuf menaruh perhatian besar terhadap persoalan-persoalan metode ilmu sebagimana yang dilakukan oleh Descartes dan Karl Popper

Langkah-langkah metodis
  • Hendaklah kita mulai dengan meragukan segala sesuatu yang selama ini kita terima sebagai suatu kebenaran 
  • Kita mulai dengan mengklasifikasikan persoalan dari hal-hal yang sederhana hingga ke hal-hal yang rumit
  • Pemecahan masalah mulai dari hal yang sederhana kemudian meningkat secara bertahap ke arah hal-hal yang lebih rumit
  • Memeriksa kembali secara menyeluruh, mungkin ada hal yang tersisa atau terabaikan. 

4. Berfilsafat yang berkaitan dengan kegiatan analisis bahasa 
Tokoh-tokohnya adalah : G.E. More, Bertrand Russel, Ludwing Wittgenstein, Gibler Ryle, dan John Langshaw Austin.

Tokoh Sentral adalah Ludwing Wittgenstein yang mengatakan bahwa Filsafat secara keseluruhan adalah kritik bahasa. Tujuan utama filsafat adalah untuk mendapatkan klarifikasi logis tentang pemikiran. Jadi filsafat bukan seperangkat dokrin melainkan suatu kegiatan

5. Berfilsafat yang dikaitkan dengan menghi-dupkan kembali pemikiran filsafat di masa lampau.
Artinya aktivitas filsafat mengacu kepada penguasaan sejarah filsafat, yaitu mempelajari dan mengkaji teks-teks filsafat dari filsuf terdahulu yang dipandang baik. 

6. Filsafat dikaitkan dengan tingka laku atau etika.
Etika dipandang sebagai satu-satunya kegiatan filsafat yang paling nyata, sehingga dinyatakan juga praksiologis, bidang ilmu praksis.

CABANG-CABANG UTAMA FILSAFAT
Metafisika
  • Merupakan filsafat pertama dan bidang filsafat yang paling utama.
  • Metafisika adalah cabang filsafat yang mem-bahas persoalan tentang keberadaan (Being) atau Eksistensi (existance).
  • Archie J. Bahm : metafisika merupakan suatu penyelidikan pada perihal keber-ada-an. Dalam metafisika orang berupaya menemukan bahwa keberadaan itu memiliki sesuatu yang kodrati.

Peran Metafisika dalam Ilmu Pengetahuan
  1. Mengajarkan cara berfikir yang cermat dan tidak kenal lelah dalam mengebangkan ilmu pengetahuan 
  2. Menuntuk orisinalitas berfikir yang sangat diperlukan bagi ilmu pengetahuan (menemukan hal-hal baru)
  3. Memberikan bahan pertimbangan yang ma-tang bagi pengembangan ilmu pengetahuan, terutama pada wilayah praanggapan-praangapan, sehingga persoalan yang diajukan memiliki landasan berpijak yang kuat.
  4. Membuka peluang bagi terjadinya visi dalam melihat realitas, karena tidak ada kebenaran yang benar-benar absolut